Langsung ke konten utama

Hunting Di Kuburan Ereveld Menteng Pulo

Kemarinan bulan Desember sebelum Corona gue sempet hunting ke salah satu kuburan di Jakarta. karna gue rasa unik aja gitu dimana kita hunting biasanya di tempat yang bagus atau keren nah ini gue dan temen gue hunting ke kuburan.

Kuburan ini terletak di belakang Kokas. Ereveld Jakarta, Menteng Pulo. Ereveld adalah Makam Kehormatan Belanda. Lebih dari 4000 korban perang (orang Belanda dan Indonesia) yang gugur selama perang Dunia kedua dalam pertempuran melawan Jepang (1941-1945) dan selama masa Revolusi setelah Perang Dunia Kedua (1945-1949). Ereveld Menteng Pulo adalah salah satu dari 7 Makam Kehormatan Belanda di Indonesia. 

Gerbang masuk Ereveld Menteng Pulo.

Di Ereveld Menteng Pulo terdapat 2 monumen yang menjadi ciri khas. Yaitu Gereja Simultaan yang tidak digunakan sebagai Gereja tapi sebagai tempat acara peringatan dan upacara untuk semua agama.

Depan Gereja Simultaan.

Samping Gereja Simultaan

Sisi belakang Gereja Simultaan dan area Pemakaman


Dan Columbarium yang menyimpan 754 guci abu militer Belanda yang gugur sebagai tawanan perang di kamp kerja paksa Jepang semasa Perang Dunia Kedua.

Bagian Taman

Tempat penyimpanan guci


Jam waktu berkunjung ini setiap hari pukul 07.00 sampai 17.00. oh iya disaat teman-teman kesana nanti akan ada petunjuk untuk memencet bel saja jika ingin masuk, nggak lama penjaganya bakalan keluar untuk membuka pagernya. Jadi jangan kaget atau langusng pesimis untuk pulang karena ditutupnya gerbang. 

Temen-temen wajib banget kesini hanya sekedar untuk ilmu pengetahuan, hunting, atau sekedar menikmati kesunyian #asek. Tempat ini cukup sepi jadi sebisa mungkin ajak temen kamu kesini. Gue sempet nanya sama penjaganya apakah boleh injek rumputnya, karna rumputnya juga bagus banget dan dijaga banget tempatnya dan penjaganya bilang boleh kok.salahnya gue nanya disaat udah mau pulang bukan sebelum karna bapak penjaganya keburu ketempat kerjanya.

Dan ini beberapa hasil hunting photo gue dan teman gue. Emang nggak sebagus itu namanya juga masih belajar hehehe.




Thankyou!






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mendeskripsikan Jalur G.Prau

Part Two Haaai maaf banget lama sekali melanjutkan ke part 2 nya hehehe. Yuk mari gue lanjut Sesampai di terminal Wonosobo sekitar pukul 04.00 itu dinginnya parah banget. Padahal baru 16 derajat celcius tapi kek bukan 16. Sesampainya disana akhirnya ketemu sama temennya Adam juga. Gue lupa namanya siapa ya tapi dia bawa temennya lagi cewek, syukurlaah wkwkwk setidaknya cewek nggk cuman berdua aja sama ceweknya Adam. Setelahnya kita langsung beli logistik dan gue cukup kaget sih dengan alfamaret disana ternyata kebanyakan jual produk lokal. Kek gula merah ada disana. Setau gue di jakarta itu nggk ada. Setau gue yaaa.... Lalu mobil dari terminal ke basecamp sudah sampai, langsung deh cabs HAHAHA Naah setelah di basecamp gileee rame banget coy. Gue nggk nyangka aja ternyata aslinya sebanyak itu yang mendaki. Mana pas gue kesana kek ada yang lagi gathering gitu kantor naik gunung. Gilee banget tuh kantor, asoy pasti. Di basecamp gue tidak merekomendasikan kalian makan...